Kapolda Riau Apresiasi Lancarnya Operasi Ketupat Lancang Kuning 2024 Riau Aman dan Lancar

Kapolda Riau Apresiasi Lancarnya Operasi Ketupat Lancang Kuning 2024 Riau Aman dan Lancar
Kapolda Riau dalam dihadapan awak media

Pekanbaru - Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal memberikan atensi positif atas berhasilnya operasi kepolisian terpusat dengan sandi Ketupat Lancang Kuning (LK) 2024 yang berlangsung selama 13 hari mulai 4 April-16 April 2024 kemarin, berjalan dengan lancar dan aman.

Kapolda Riau, Irjen Mohammad Iqbal mengucapkan terima kasih atas kerjasama semua pihak yang telah berpartisipasi untuk mengamankan masyarakat saat mudik lebaran.

Kolaborasi apik antara Polda Riau, Pemprov Riau, Korem 031/Wirabima, BPTD, BPJN, Dishub Provinsi, Jasa Raharja Provinsi, Hutama Karya, yang menjadikan operasi ini berjalan dengan lancar dan aman.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak, mulai dari Pak Gubernur, Danrem, dan pihak lainnya yang telah bekerja keras dalam mensukseskan Ops Ketupat LK-2024 ini,” kata Irjen Iqbal, Rabu pagi 17 April 2024.

Irjen Iqbal juga berterima kasih kepada masyarakat yang sudah mengikuti semua aturan sehingga kestabilan keamanan di Riau, terjaga dengan baik.

“Kami merasa senang jika masyarakat merasa ceria, bahagia, aman, dan nyaman dalam melaksanakan ibadah puasa Ramadhan 1445 H, mudik, dan balik lebaran Idul Fitri 1445 H,” ungkapnya.

Sementara itu, Dirlantas Polda Riau, Kombes Taufiq Lukman Nurhidayat menjelaskan secara umum, kamtibmas dan kamseltibcarlantas selama Ops Ketupat LK-2024 dapat dikendalikan dengan baik.

Dari data yang tercatat terjadi trend positif penurunan kecelakaan selama Ops Ketupat LK-2024 sebanyak 284 kasus dibandingkan dengan Ops Ketupat LK-2023 yang mencapai 329 kasus. Penurunan ini berarti 45 kasus atau 14 persen.

“Kecelakaan lalu lintas selama Ops Ketupat LK-2024 juga mengalami penurunan dibandingkan dengan Ops Ketupat LK-2023,” kata Kombes Taufiq.

Sementara tercatat 8 kasus kecelakaan selama Ops Ketupat LK-2024, sedangkan pada Ops Ketupat LK-2023 tahun lalu terdapat 11 kasus. Penurunan ini berarti 3 kasus atau 27 persen.

“Selama Ops Ketupat LK-2024, tidak ditemukan kejadian menonjol atau kemacetan panjang yang mengganggu pelaksanaan mudik dan balik lebaran Idul Fitri 1445 H,” tuturnya.***