Masyarakat Sungai Intan Rutin Bersihkan Parit

Masyarakat Sungai Intan Rutin Bersihkan Parit
Foto : Warga Sungai Intan Bergotong Royong Membersihkan Parit di Dusun Karya Makmur,parit 24 dan 25 Desa Sungai Intan Kecamatan Tembilahan Hulu Rabu (07/09)

SERIBUPARITNEWS.COM,Sungai Intan - Parit atau anak parit merupakan salah satu cabang Sungai yang berperan penting didalam menjaga sirkulasi lancarnya aliran air dalam siklus geografis daerah Inhil Riau,yang notabene daerahnya sangat tergantung dari pasang surut air.Menjaga Stabilitas kedalam parit sangat berguna untuk memastikan kesuburan tanaman utama masyarakat petani ataupun peladang.Sebut saja,pohon kelapa,pinang ataupun tanaman lainnya seperti pisang,padi dan lain-lain. Menyadari hal ini,salah satu kelompok masyarakat yang bermukim di Dusun Karya Makmur,parit 24 dan 25 Desa Sungai Intan Kecamatan Tembilahan Hulu Kabupaten Indragiri Hilir-Riau Goro ( red-Gotong Royong) bersama membersihkan parit mereka dari lumpur yang mengendap didasar Parit mereka,Selasa 6 September 2022


“Sesuai kesepakatan bersama kami disini pak,rutin dalam kurun waktu yang telah disepakati kami turun gotong royong membersihkan parit dari bulanak bahasa Banjar (red_lumpur yang mengendap didasar Parit/Sungai),juga membersihkan dari halangan rumput dan tanaman penghambat seperti ilong bahasa Banjar (red_enceng gondok).Tujuan Agar lancar air keluar masuk pak,dan juga enak kendaraan kita seperti pompong dan sampan lewat.Dan yang terpenting,kebun kami kada lawas banyu bediam (red_agar kebun tidak kebanjiran karena air tidak bisa keluar dengan cepat).Kalau kebun kami Caram bahasa Banjar (red_Kebanjiran), produksi buah kelapa atau pinang bisa menurun pak.Sudahlah kelapa murah,buahnya pulak tidak ada,hancur minah pak ae,istilah hancur minah (red_Rugi dua kali), ”Jelas Utuh Jagau salah seorang warga yang lagi ikut Goro
 

Terkait Goro inisiatif warganya ini,Kepala Desa Sungai Intan Ahmad Ependi mengucapkan terimakasih dan memberikan apresiasi.

"Terimakasih untuk kekompakan warga,teruskan kita rawat tradisi saling kompak di kampung kita ini (red_Sungai intan).Dengan kekompakan semua bisa kita atasi secara mandiri.Yang terpenting jaga kekompakan,kita bisa.Dan besok-besok saya juga mau ikut sama-sama warga terjun ke Parit bekukut bulanak bahasa Banjar ( Ikut bersama terjun membersihkan parit dari endapan lumpur)". Pungkas Ahmad Ependi,Kades yang sudah  2 periode dipilih masyarakat memimpin Desa Sungai Intan ini (rls/PRB)

Berita Lainnya

Index