Bappenas RI Rencanakan Program di Sejumlah Sektor di Inhil

 

Erwin Dimas SE, DEA, MSI bersama rombongan tiba di Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Inhil, Riau, Sabtu (14/5/2022). 

SERIBUPARITNEWS.COM,INHIL - Potensi sektor perkelapaan dan perikanan di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) ternyata sangat menarik minat Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, (Bappenas) RI.

Sejumlah program pengembangan potensi di kedua sektor tersebut telah di persiapkan Bappenas RI, bahkan ada yang telah berjalan untuk masyarakat.

Namun siapa yang sangka, pada awalnya Kabupaten Inhil justru tidak dilirik serta tidak masuk ke dalam wilayah pengelolaan perikanan Republik Indonesia (WPP-RI).

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil pun terus berusaha berkomunikasi dengan kementerian kelautan untuk mempersentasikan potensi pengembangan perikanan pada 2019.

Hingga akhirnya usaha tersebut membuahkan hasil, pada 2020 Kabupaten Inhil bisa masuk dan ditetapkan menjadi WPP-RI.

Dengan ditetapkannya WPP-RI, maka Inhil akan mendapatkan dukungan pemerintah pusat dalam hal pengelolaan dan dukungan perikanan.

Hal itulah yang membuat Erwin Dimas SE, DEA, MSI tiba di kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Inhil, Sabtu (14/5/2022).

Bahkan menurut Staf Ahli Bidang Sinergi Ekonomi dan Pembiayaan, Kementerian PPN Bappenas RI ini, menu kepiting sebelumnya tidak ada termasuk dalam menu.

Namun dengan melihat potensi kepiting di Inhil sangat luar biasa sampai diekspor ke luar negeri, akhirnya dimasukkan lah menu kepiting dan juga udang vaneme untuk mendukung keberlangsungannya.

Sedangkan untuk yang di darat tambak terpal seperti ikan patin, nila dan lele.

Untuk kepiting tahun kemarin gagal, dan tahun ini dalam proses akan dilaksanakan lelang untuk 5 titik pembudidayaan kepiting," ungkap Erwin Dimas di hadapan anggota DPRD Kabupaten Inhil Edi Harianto Sindrang, Camat Tanah Merah Antoni serta sejumlah Kepala OPD di Inhil.

"Rencananya pada 2023 kita akan memberikan lagi program dukungan untuk kepiting, udang dan ikan,” imbuhnya.

Selain perikanan, ditambahkan Erwin Dimas, Kabupaten Inhil juga difasilitasi untuk mendapatkan 4 kapal nelayan, sekitar dua pertiga GT 3 sampai 5 GT yang saat ini dalam proses lelang pada tahun 2023.

“Untuk sumber Dana Alokasi Khusus, ada yang namanya belanja atau kl/ APBN dari kementerian KKP langsung, ada dua sumber pendanaan belanja itu untuk Tahun 2023 ini yang diberikan kepada Pemprov Riau untuk pengembangan,” tambahnya.

Selain perikanan, menurut anak dari mantan Bupati Inhil Bakir Ali ini, potensi kelapa juga menjadi fokus Bappenas RI karena Inhil sangat berpotensi dan merupakan hamparan kelapa dunia.

Pada 2021 Bappenas RI mencoba intervensi kabupaten Inhil agar mengusulkan anggaran yang dibutuhkan, pada 2022 di fasilitasi lagi untuk mendapatkan sejumlah 7.000 Hektar.

“Namun dikarenakan termasuk zona merah Wilayah hutan lindung menjadi 2500 hektar saja, setelah dicek masih bermasalah dengan pihak Petani dan lahan menjadi 600 Hektar saja,” ungkapnya.

Erwin Dimas yang tiba berserta rombongan dari Bappenas RI, mengatakan, bahwa kunjungannya juga untuk memantau perkembangan proyek atau program yang sudah berjalan 2 sampai 3 tahun terakhir.

Baik di sektor perikanan, perkebunan dan infrastrukstur jalan yang ada di kabupaten Inhil

Semoga kami bisa kembali menyerap aspirasi masyarakat kabupaten Inhil untuk dibawa ke Pemerintah Pusat Republik Indonesia. Untuk itu saya bersama tim turun langsung melihat perkembangan bantuan dari nasional, apakah sudah terlaksana," urainya.

Apabila terkendala apa masalahnya dan penyebabnya, dengan itu saya bisa menyampaikan persoalan ke pak bupati HM Wardan,” lanjutnya.

Kedatangan Bappenas RI juga sangat disambut baik oleh Camat Tanah Merah Antoni, selaku tuan rumah pertemuan sebagai momen menyampaikan aspirasi masyarakat.

Mewakili masyarakat, Antoni berharap usulan-usulan dari berbagai pihak ini bisa dicatat untuk dibawa ke pusat, serta dianggarkan sehingga problem di Tanah Merah dan Inhil umumnya bisa diatasi.

“Selamat datang di kecamatan Tanah Merah rombongan Bappenas RI. Pemerintah kecamatan Tanah Merah sangat menyambut baik kedatangan Pak Erwin ke sini, jadi kami bisa mengusulkan apa yang menjadi problem di sini,” ungkap Camat Tanah Merah Antoni singkat.

Untuk diketahui, sejumlah kegiatan yang sudah dikucurkan oleh Bappenas RI pada 2019 tahun perkejaan 2020 yaitu, fasilitasi untuk pembangunan rumah sakit Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada Tembilahan.

Lalu, pembagunan Gedung Perpustakaan yang dilengkapi dengan fasilitas mobil perpustakaan motor serta bantuan kepada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).


Sumber : Tribunpakenbaru.com


Belum ada Komentar untuk "Bappenas RI Rencanakan Program di Sejumlah Sektor di Inhil"

Posting Komentar


Recent Posts Widget

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel