-->
Cloud Hosting Indonesia

Iklan

Recent Posts

Obat Nyamuk di Duga Kuat Penyebab Peristiwa Kebakaran di Enok

seribuparitnews.com
01 November 2021, Senin, November 01, 2021 WIB Last Updated 2021-11-02T00:32:04Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 





SERIBUPARITNEWS.COM, ENOK - Vika Rahmadani hampir saja menjadi korban kebakaran yang terjadi di rumahnya, pada Minggu malam (31/10), di RT 01 RW 02 Dusun Darul Makmur, Desa Jaya Bhakti, Kecamatan Enok, Kabupaten Indragiri Hilir. 


Pada malam itu ketika hendak tidur, Vika menyalakan obat nyamuk dengan beralaskan kertas buku didalam kamarnya. 


Sementara ayah Vika (Harianto,40 tahun) dan ibu serta adiknya yang masih berumur 5 tahun tidur di kamar bagian depan. 


Sekitar pukul 23.30 wib, Vika terbangun karena panas. Ia melihat api sudah menjalar ke seluruh selimut. Ia terkejut dan menjerit meminta pertolongan. 


Mendengar jeritan anaknya, Harianto beserta istrinya terbangun dan dengan cepat lari keluar rumah sambil menggendong adik Vika, sementara Vika sudah berada diluar dengan luka bakar di bagian kaki.

Api dengan cepat pula merambat ke dinding rumahnya. Mereka lalu meminta pertolongan warga sekitar. 


Warga beramai-ramai mendatangi rumah korban dan segera memadamkan api.


"Sekitar pukul 00.00 wib api dapat dipadamkan sehingga tidak menjalar ke rumah tetangga lainya karena rumahnya rumah tunggal," kata Kapolsek Enok, AKP Fadly saat dikonfirmasi, Senin (1/11/2021). 


Korban luka bakar, Vika Rahmadani dibawa ke Puskesmas Pengalihan Enok guna mendapat penanganan dan perawatan lebih lanjut.


Pesan kadis Damkar Inhil Drs,H.Eddiwan Shasby,MM Masyarakat harus selalu berhati hati dalam menggunakan Obat Nyamuk, Sebelum tidur pulas harus di pastikan dulu agar tidak terbakar, menggunakan kompor dan saat berpergian harus di cek dulu arus listrik nya agar tidak terjadi Kebakaran

Hubungi DPKP Inhil agar dapat membantu masyarakat

Pelayanan Kebakaran Dan Non Kebakaran Dinas Pemadam kebakaran dan penyelamatan Inhil gratis!! (0768 244 88)


"Kerugian yang dialami korban lebih kurang Rp.50 juta rupiah," tukasnya.


Prabu 

Komentar

Tampilkan

Terkini