-->


Iklan

Recent Posts

Sempat Ragu Dengan Biaya Operasi, Mardiah Ungkapkan Terima Kasih kepada Program JKN-KIS

seribuparitnews.com
Kamis, 02 September 2021, September 02, 2021 WIB Last Updated 2021-09-02T12:29:19Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 



SERIBUPARITNEWS.COM, Tembilahan, Jamkesnews - Syukur yang tak terhingga terhadap pertolongan Tuhan dan BPJS Kesehatan disampaikan oleh salah seorang peserta JKN-KIS, Mardiah (54). BPJS Kesehatan melalui Program JKN-KIS telah menaggung semua biaya operasi tumor ganas yang bersarang di tulang kaki sebelah kanannya. 


Awalnya Mardiah, warga Kabupaten Indragiri Hilir hanya mengeluhkan sakit di kedua kakinya. Ia mengira rasa nyeri yang dirasakannya karena asam urat yang tinggi. "Setelah saya perhatikan, ternyata ada pembengkakan ditulang kaki sebelah kanan. Karena cemas saya memeriksakan diri ke Puskesmas dan pihak Puskesmas pun merujuk ke RSUD," ujar Mardiah. 


Setelah diperiksa, Dokter menduga ada tumor yang tumbuh di tulang kaki dan harus segera dilakukan Tindakan operasi. "Saya kaget, kenapa bisa ada penyakit seperti ini di kaki saya. kekhawatiran saya bertambah karena memikirkan biaya untuk berobat, termasuk operasi," tuturnya. 


Namun masalah itu terselesaikan karena Mardiah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS pada segmen PBI (Penerima Bantuan Iuran) yang iurannya dibayarkan oleh pemerintah. Ia dapat menggunakan Kartu JKN-KIS untuk berobat ke Puskesmas dan pada akhirnya dirujuk ke rumah sakit untuk dilakukan tindakan operasi. Dengan terdaftarnya Mardiah sebagai peserta JKN-KIS aktif, maka biaya operasi ditanggung oleh BPJS Kesehatan.


"Mengetahui penyakit saya ini dapat dijamin oleh Program JKN-KIS, makanya saya mau dioperasi supaya kaki saya bisa sembuh lagi. Jika biaya berobatnya tidak ditanggung Program JKN-KIS, saya tidak tahu bagaimana cara membayar biaya rumah sakit nanti setelah selesai dioperasi. Alhamdulillah semua biaya operasi, termasuk biaya berobat dan biaya kontrol usai operasi ditanggung penuh oleh Program JKN-KIS," lanjutnya. 


Ia merasa bersyukur dengan adanya program tersebut, karena dapat meringankan beban orang-orang kecil sepertinya. “Zaman dahulu sebelum adanya JKN-KIS, dari pada berobat mungkin kami lebih memilih berteman dengan penyakit yang kami derita. Saya juga berharap agar kedepannya kartu saya tetap aktif dan bisa digunakan untuk berobat lainnya jika saya sakit lagi, dan semoga pelayanan di rumah sakit lebih baik lagi karena saya sebagai masyarakat yang kurang mampu sangat terbantu dengan adanya program ini,” lanjutnya.


Redaksi 

Komentar

Tampilkan

Terkini