-->


Iklan

Recent Posts

JKN - KIS Selalu Aktif, Dana Tak Khawatirkan Biaya Operasi Cabut Gigi Anaknya

seribuparitnews.com
Selasa, 07 September 2021, September 07, 2021 WIB Last Updated 2021-09-07T09:37:03Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 



SERIBUPARITNEWS.COM, Tembilahan, Jamkesnews - Sakit gigi terkadang menjadi penyakit yang tidak bisa dibandingkan dengan penyakit lainnya, karena semua aktifitas menjadi tidak menyenangkan karena rasa sakit yang dirasa. Sakit gigi juga tidak memandang usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa dapat merasakan penyakit ini. Namun pada anak-anak, sakit gigi merupakan hal umum dari proses masa pertumbuhan.


Tingkat keparahan sakit gigi sangat beragam, mulai dari nyeri yang ringan dan hanya menimbulkan rasa tidak nyaman, hingga rasa nyeri yang parah dan tidak tertahankan. Rasa nyerinya sendiri dapat terasa seperti berdenyut atau seperti ditusuk-tusuk. Selain rasa nyeri, sakit gigi biasanya juga disertai dengan pembengkakan pada gusi, sakit kepala, dan demam.


Sebagai contohnya Azka (9) yang mengalami sakit gigi di masa pertumbuhan usianya saat ini. Dana yang merupakan Ayah dari Azka menceritakan ketika anaknya tersebut tidak kuat menahan rasa sakit gigi itu, sehingga memutuskan untuk segera berobat dan melakukan pencabutan gigi.


“Anak saya mengeluhkan rasa sakitnya itu sampai ke telinga dan kepala. Karena tidak kuat menahan lagi, jadi saya langsung membawanya berobat ke Puskesmas Gajah Mada Tembilahan. Saat itu kebetulan saya sudah jadi peserta JKN-KIS Program dari BPJS Kesehatan, dan memang fasilitas kesehatan yang saya pilih adalah Puskesmas Gajah Mada sebab lebih dekat dari rumah. Setelah ditangani oleh Dokter Gigi di Puskemas, ternyata giginya sudah goyang,” terang Dana.


Penyebab sakit gigi Azka ialah lantaran gigi yang sudah berlubang dan goyang. Akibat tidak mendapatkan perawatan serta penanganan dengan segera, sehingga menyebabkan infeksi dan harus dilakukan operasi pencabutan gigi.


Dana mengungkapkan pada saat mendengar hal tersebut, ia tidak ada rasa khawatir tentang biaya operasi pencabutan gigi. Karena sebagai peserta JKN-KIS dengan status aktif, ia memiliki jaminan kesehatan yang akan melindunginya yaitu Program JKN-KIS.


“Saya merasa sangat terbantu dengan adanya JKN-KIS ini, semua biaya perawatan mulai dari awal konsultasi,  resep obat sampai dengan operasi pencabutan gigi pun ditanggung penuh, tidak ada sepeserpun uang pribadi yang keluar. Terima kasih banyak saya ucapkan kepada BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara program hebat ini, ditengah masa pandemi sekarang masyarakat pasti sangat membutuhkan jaminan kesehatan seperti ini,” tutur pria yang bekerja sebagai pegawai honorer itu.


Redaksi 


Komentar

Tampilkan

Terkini