-->

Iklan

deskripsi gambar

Recent Posts

Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Indragiri Hilir Menghimbau Warga Tidak Meletakkan Bahan Material Sembarangan

seribuparitnews.com
Rabu, 17 Maret 2021, Maret 17, 2021 WIB Last Updated 2021-03-17T12:34:40Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 



SERIBUPARITNEWS.COM, TEMBILAHAN - Satuan Polisi Kabupan Indragiri Hilir terus menertibkan Kota Tembilahan dengan melalui pendekatan yang Humanis





Petang Tadi Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Indragiri Hilir di bawah Komandan Lapangan Yondesmi,SE dan Personil Satpol Satpol berjumlah 36 orang dan di bantu Pihak Dinas Perhubungan kembali menertibkan pemilik Bahan Material yang masih bandel meletakkannya di badan jalan sehingga sangat menggangu arus lalu lintas umum


Titik lokasi penertiban berada di Jalan H.Sadri sekaligus dilaksanakan penertiban PKL dan Plang nama yang tidak sesuai aturan yang berlaku 


Dalam penertiban tersebut terjaring beberapa pelanggar dan diberikan teguran lisan dan tertulis agar tidak mengulanginya lagi 


Dalam penertiban bahan material di jalan ini satpol PP Inhil mempedomani pada aturan yakni 

1.UU No 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah.


2.Peraturan Pemerintah No 16 Tahun 2018 tentang Satuan Polisi Pamong Praja


3.Peraturan Daerah Kab. Indragiri hilir No 11 Tahun 2016 tentang Pembinaan, Pengawasan dan Penindakan Ketertiban Umum dan Penyakit Masyarakat

4. Peraturan Bupati Kab. Indragiri hilir nomor 19 tahun 2018 Tentang Pelaksanaan Peraturan daerah Nomor 11 tahun 2016


5. Surat Perintah Tugas Kasat Pol PP Kab. Inhil No.  21/SP-Pol.PP/OPS/III/2021 Penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berada di Kecamatan Tembilahan dan Tembilahan Hulu


Sementara Kasatpol PP Martha memberikan penjelasan langsung Live via ruang kerjanya bahwa penertiban yang telah dilakukan hendaknya jangan dianggap merupakan penzoliman kepada PKL


Tetapi merupakan bagian tugas kami dalam penegakkan perda guna menjaga ketertiban dan kenyamanan khususnya warga dan pedagang Kaki lima 


Penertiban ini dilaksanakan  untuk mengatur warganya agar lebih tertib menempatkan bahan material ditempatnya sehingga tidak menganggu kepentingan umumnya tutup Martha 


Prabu 


Komentar

Tampilkan

Terkini