-->

IKLAN

Headline

Headline

Recent Posts

BPJS Kesehatan Tembilahan Gencarkan Pemahaman Program JKN-KIS pada Seluruh Fasilitas Kesehatan

seribuparitnews.com
Kamis, 17 Desember 2020, Desember 17, 2020 WIB
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 



SERIBUPARITNEWS.COM,Tembilahan,JAMKESNEWS- Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Primer BPJS Kesehatan Tembilahan Elinda Rahayu menyampaikan informasi terbaru terkait regulasi dan kebijakan BPJS Kesehatan, secara spesifik Ayu juga menjelaskan mengenai pelayanan kesehatan yaitu penjaminan kacamata di tingkat Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Hal itu disampaikan pada acara sosialisasi Program JKN-KIS yang digelar secara virtual kepada perwakilan Optik, PIPP RS, dan PIC FKTP di wilayah kerja Kantor Cabang Tembilahan.

"Kacamata sebagai alat bantu kesehatan yang diberikan kepada peserta JKN-KIS ini memiliki jangka waktu minimal 2 tahun sekali dan atas indikasi medis. Untuk tarif penjaminan kacamata juga sesuai dengan hak kelas rawat dengan memiliki standar harga yang berbeda, yaitu kelas I sebesar Rp 300.000, kelas II sebesar Rp 200.000 dan kelas III sebesar Rp 150.000," jelasnya.

Ia melanjutkan, Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) juga telah memberikan rekomendasi bahwa penanganan kasus refraksi ringan/sederhana secara tuntas adalah sampai dengan meresepkan kacamata oleh Dokter Umum di FKTP.

"Untuk pemeriksaan refraksi ringan pada mata ini akan tuntas di FKTP, jadi langsung mendapatkan resep dari dokter umum di FKTP ke Optik. Sesuai dengan hal tersebut, FKTP diminta untuk melengkapi sarana dan prasarana berupa peralatan pemeriksaan refraksi yang dibutuhkan dengan kriteria minimal kartu snellen, kartu jaegger, pin hole, trial lens atau auto refraktometer," lanjutnya.

Tidak hanya itu, Ayu juga menyampaikan mengenai layanan Kesan Pesan Peserta Setelah Layanan (Kessan) yang bertujuan untuk mengukur tingkat kepuasan dan pandangan peserta terhadap pelayanan di FKTP.

“Bagi peserta yang telah mengunduh aplikasi Mobile JKN, Kessan ini nantinya akan muncul sebagai notifikasi ketika peserta telah menerima pelayanan kesehatan dari FKTP, dan peserta anjurkan untuk mengisi,”ujarnya.

Sedangkan bagi peserta yang tidak memiliki aplikasi Mobile JKN, peserta tetap mengisi formulir Kessan di FKTP yang selanjutnya dinput oleh petugas BPJS Kesehatan pada aplikasi Kessan Web Based. Tidak lupa pula ia mengajak peserta pertemuan untuk mendownload aplikasi Mobile JKN yang dapat dimanfaatkan peserta untuk mengakses layanan administrasi diantaranya perubahan data, pengaduan keluhan, pendaftaran peserta, ketersediaan tempat tidur, konsultasi dokter, jadwal tindakan operasi, dan antrean online.

Kepala Puskesmas Muara Lembu Asni yang hadir pada pertemuan tersebut pun turut mengapresiasi dan juga berkomitmen untuk memenuhi sarana maupun prasarana di FKTP demi mengoptimalkan pelayanan bagi peserta.


Sumber : BPJS Kesehatan

Editor.    : Prabu Suryadhana

Komentar

Tampilkan

Terkini

Sosbud

+