Siap siap Dinsos lakukan akan lakukan verifikasi ulang PBI



Seribuparitnews.com, TEMBILAHAN - Tahun 2020 ini Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) akan mendata ulang peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) jamiman Kesehatan inj agar penerima benar benar tepat sasaran.

"Data Penerima Bantuan iyuran (PBI) Jaminan Kesehatan APBD yang dulunya berasal data Jamkesda yang berjumlah 145 Ribu kondisi saat ini sangat perlu dilakukan di Verifikasi ulang."ujar kadis sosial inhil syarifuddin Hamdan


Menurut kadis sosial masih banyaknya data masyarakat kurang mampu yang belum diperbarui di karenakan kondisi kemiskinan masyarakat senantiasa dinamis atau berubah ubah misalnya ada meninggal, pindah, dulunya miskin sekarang ekonominya sudah baik dan sebaliknya bahkan kondisi seperti ini masih dibayarkan Pemkab inhil.


"Kenapa data ini yang perlu di verifikasi karena sumber awal data ini dihimpun dari kecamatan sekabupaten inhil untuk  data penerima jamkesda waktu itu oleh karenya kami meyakini data inilah yang paling mendekati kebenaran"ucapnya

Kadis menambahkan pemkab inhil melalui dinas sosial terus memperbaiki kualitas data PBI untuk dijadikan sumber data yang perlu di verikasi kembali tahun 2020 untuk diintegrasikan  kedalam data terpadu program kesejahteraan sosial (DTKS)

"DTKS yang nanti akan dihasil adalah data  memenuhi kereteria kemiskinan berdasarkan UU No. 13 Tahun 2011 tetang Penanganan Fakir Miskin dan Peraturan Bupati no 47 Tahun 2018 jika warga yang memenuhi kreteria diatas maka mereka mendapat bantuan sosial seperti PKH, Bantuan Sosial Pangan (BSP/BPNT), Ataupun BPJS PBI-JK APBD dan APBN."ujar kadis

Tempat terpisah Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS) Cabang Tembilahan Meri Lestari melalui bidang humasnya dery menyambut baik langkah yang di lakukan dinsos inhil untuk itu iya pun berharap nantinya PBI jaminan kesehatan yang di tangung pemerintah ini benar-benar tepat sasaran

 "BPJS Kesehatan menerima data yang sudah terverifikasi dan validasi dari dinas sosial dan mudah-mudahan validasi data di tahun 2020 lebih tepat sasaran dan lebih akurat sehingga penerima manfaat memang orang yang berhak"pungkasnya

Laporan : Safrizal
Editor.    : Prabu Suryadhana

Post a Comment

Previous Post Next Post

Culture