Peresmian "Gerakan Sepakat Membaca" yang ditaja oleh Mahasiswa Kukerta Universitas Riau.



Seribuparitnews.com,||• BERITA PENDIDIKAN •||,MANDAH : Pondok baca merupakan program kerja yang telah dilaksanakan oleh mahasiswa kuliah kerja nyata (Kukerta) Universitas Riau tahun 2019 dengan Yosafat Sijabat sebagai kordinasi desa dan  Dosen Pendamping Lapangan (DPL) kecematan Mandah di desa Sepakat Jaya yaitu Aidil Fitriansyah, S.Kom, M.IT

    Pondok Baca ini dilaksanakan mulai dari tanggal 4 Juli di gedung PKK desa Sepakat Jaya. Program pondok baca ini dimulai dari persiapakan seperti mendekorasi tempat baca dan membuat lemari untuk tempat buku dari bambu dan kayu sebagai pemanfaatan sumber daya alam yang ada di Desa Sepakat Jaya dan juga upaya kreatifitas mahasiswa. Pondok baca ini ditujukan kepada masyarakat di Desa Sepakat Jaya terutama usia sejak dini.

    Program pondok baca ini dipilih dikarenakan rendahnya minat baca masyarakat. Oleh karena itu program ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca masyarakat terutama usia sejak dini. Karena merupakan investasi yang paling berharga setiap orang tua. Sebab setiap orang tua menimbulkan berbagai harapan dalam benak setiap orang tua dan menginginkan anak-anaknya cerdas dan memiliki wawasan luas, menumbuhkembangkan minat baca anak pada usia dini adalah faktor utama untuk menanamkan kecerdasan anak. Serta sebagai pembekalan untuk menghadapi pesatnya perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan di era sekarang ini. Sebab dengan membaca dapat mengenal dunia.

    Program pondok baca ini di dukung dan direspon baik oleh masyarakat dan pemerintah desa sepakat Jaya. Terutama ketua BPD desa Sepakat Jaya. Senin tanggal  22 Juli memberikan kata sambutannya dalam acara peresmian Pondok Baca. "Terimakasih kamu ucapkan kepada mahasiswa Kukerta UNRI 2019 yang telah menginisiaikan program Pondok Baca yang bermanfaat luas bagi masyarakat Desa Sepakat Jaya. Dan kami sangat mendukung program ini"

   Kegiatan dari program pondok baca ini dimulai dari sosialisasi pentingnya menumbuhkan dqn mengembangkan minat baca masyarakat dan kesekolah dasae 028 Batang Tumu. Serta menguji pemahaman anak terhadap conten bahan bacaan dan menanyakan buku kesukaannya. Lalu menanyakan keluhan dan kesulitan mata pelajaran yang dihadapi anak. Membuka bimbingan belajar sebagai solusi terhadap kesulitan dan keluhan tersebut. Pada kegiatan bimbingan belajar mahasiswa membimbing dan mengajarkan serta saling berdiskusi terhadap anak mengenak pelajaran maupun hal positif lainnya.

   Selama program pondok berlangsung siswa/i SD maupun SMP sangat antusias dan terus mengikuti bimbingan belajar dari mahasiswa Kukerta UNRI. Hal ini dibuktikan ramainya pengunjung yang Hadir ke Gedung PKK setiap hari kerja mahasiswa Kukerta UNRI membuka bimbingan belajar. Yaitu senin-kamis. Sedangkan untuk yang ingin membaca buku senin-minggu.

    Harapan kami diakhir kegiatan ini adalah menimbulkan kesadaran bahwa membaca buku itu sangat penting sebagai bekal pengetahuan bagi semua orang terutama usia sejak dini sebagai bekal di masa depannya. Dan juga harapan kami pemerintah desa berkenan dan mengembangkannnya menjadi perpustakaan desa sebagai aset pengetahuan desa Sepakat Jaya. Bahkan mengikuti perlombaan perpustakaan antar desa yang biasanya dilaksanakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Riau untuk mewakili kabupaten Indragiri Hilir. Bahkan dapat mewakili Provinsi Riau di tingkat Nasional.(Yosafat Sijabat)

1 Comments

  1. Bagus sekali program yang dilaksanakan oleh mahasiswa kukerta unri. Semoga kegiatan ini terus berlangsung dan semakin meningkatkan daya tarik membaca siswa/i setempat.

    ReplyDelete

Post a Comment

Previous Post Next Post

Culture